Monday, 24 March 2014

How to Photograph

1. Mengkomposisikan subjek (rule of thirds).
Komposisi merupakan hal dasar tentang bagaimana kita menempatkan subjek foto pada bidang foto dibandingkan dengan elemen lain pada foto. Bagi sebagian pemula subjek foto sering diposisikan pada bagian tengah foto. Sekarang coba sesuatu yang berbeda dengan tidak meletakkannya ditengah. Langkah awal dengan membuat garis imajiner yang membagi bidang foto menjadi tiga bagian kearah vertikal maupun horisontal. Pada beberapa DSLR, anda tinggal aktifkan fasilitas grid, sehingga akan muncul garis-garis pada viewfinder. Kemudian letakkan subjek foto anda pada sepertiga bagian luar tersebut, bisa dimana saja asal jangan di bagian tengah. Penempatan subjek foto dalam posisi ini akan menguatkan kesan dinamis sebuah foto, cara ini lebih dikenal dengan istilah rule of thirds.

Andi Sucirta

Gambar a. Dengan prinsip rule of thirds saya menempatkan horison pada sepertiga bagian bawah. Gazebo sebagai point of interest saya letakkan di sepertiga bagian kanan komposisi agar kesannya dinamis.

2. Posisi tinggi kamera terhadap mata subjek (eye level).
Posisi tinggi kamera terhadap subjek yang difoto yaitu bisa lebih tinggi, sejajar, atau lebih rendah. Karena enggan kadang kita terus memotret subjek dalam posisi setinggi kita berdiri. Sekarang coba anda yang harus mengikuti tinggi subjek yang difoto. Jika memotret anak-anak coba ambil posisi jongkok sehingga kamera setinggi pandangan mata (eye level) anak tersebut. Pada pemotretan bayi atau jenis satwa tertentu barangkali anda perlu posisi yang bahkan lebih rendah lagi, dengan tiarap ditanah misalnya. Teknik ini banyak membantu untuk menghasilkan foto yang lebih baik pada pemotretan manusia, satwa, dsb.

Andi Sucirta

Gambar b. Untuk memperoleh foto diatas, saya mengambil posisi sedikit jongkok. Tujuannya agar posisi kamera dalam satu garis dengan mata anak.

3. Sudut pengambilan gambar (angle of view).
Jangan terpaku terus mengambil gambar dengan posisi setinggi kita berdiri. Cobalah bereksperimen dengan mengambil sudut pengambilan gambar yang berbeda. Dari sudut pengambilan gambar yang lebih rendah (low angle) ataupun dari sudut yang lebih tinggi (high angle). Cari tempat yang memungkinkan anda dalam posisi yang lebih tinggi atau rendah. Contohnya anda bisa berbaring di lantai untuk sudut memotret yang lebih rendah atau menggunakan kursi dan tangga, untuk sudut pemotretan yang lebih tinggi. Dengan variasi sudut pengambilan gambar, anda mempunyai lebih banyak pilihan dan bisa menentukan foto yang terbaik diantaranya.

Andi Sucirta

Gambar c. Dengan sudut pengambilan gambar tinggi, saya mendapatkan pemandangan yang berbeda. Subjek muncul dengan elemen shadow, dan kurva terasering berhasil muncul dengan baik. Langit sengaja tidak saya masukkan dalam komposisi untuk menghindari perbedaan kontras cahaya yang terlalu besar dengan bagian terasering.

4. Format pengambilan gambar (vertical/ horizontal)
Jika sebagian besar foto akan berhasil baik dengan format horisontal (landscape), kenapa kemudian anda tidak mencoba memvariasikan dengan mengambil juga dalam format vertikal (portrait). Hal ini akan memberikan keleluasaan untuk memilih foto nantinya. Banyak hal yang baru akan terpikir ketika kita hendak menyeleksi foto-foto hasil jepretan. Untuk momen yang hanya sekali, sangat sayang kalau anda tidak mempunyai beberapa pilihan, jadi variasikanlah format pengambilan gambar.

Andi Sucirta

Gambar d. Format vertikal saya buat dengan tujuan untuk memasukkan lebih banyak bagian latar depan dalam komposisi.
Gambar e. Merupakan variasi dari objek foto yang sama dalam format horisontal.

5. Mengunci titik fokus (focus lock).
Fasilitas khusus penguncian titik fokus dimiliki oleh sebagian besar DSLR, tapi tidak demikian halnya dengan beberapa jenis kamera saku. Namun demikian penguncian fokus pada semua jenis kamera termasuk kamera saku dapat dilakukan dengan menekan rana/ shutter release setengahnya. Teknik ini berguna ketika titik fokus kamera hanya tersedia ditengah sedang kita tidak ingin menempatkan subjek foto ditengah tapi pada komposisi lain sesuai keinginan. Untuk itu caranya dengan mengunci titik fokus, tekan tombol focus lock atau tekan rana/ shutter release setengahnya kemudian komposisi ulang foto (recompose) sesuai keinginan, setelah pas tekan rana/ shutter release sepenuhnya.

6. Manfaatkan flash.
Flash merupakan kelengkapan kamera yang sering dihindari pemakaiannya oleh beberapa fotografer. Namun dalam beberapa kondisi, flash justru dapat meningkatkan kualitas hasil foto yang dibuat. Misalnya pada pemotretan siang hari dimana pada subjek foto manusia sering timbul bayangan yang menggangu dibawah mata ataupun hidung, dengan flash hal ini dengan mudah dapat diatasi. Teknik ini dikenal dengan istilah fill in flash. Walau peran flash bisa diganti reflector, namun tidak semua orang memiliki dan mau membawa aksesoris tersebut. Berbagai teknik pemakaian flash akan dibicarakan pada tips dan trick yang lain.

Andi Sucirta

Gambar f. Untuk memotret aksi penari Shanghyang Jaran pada kondisi pencahayaan minim, saya mencoba tidak menaikkan ISO seperti biasanya. Pemotretan saya lakukan dengan flash yang dilengkapi filter kuning. Ternyata hasilnya lebih baik, noise tidak muncul dan cahaya flash cukup natural.

7. Lupakan aturan (break the rule).
Fotografi bukanlah matematika, sehingga tidak ada satupun aturan yang absolut. Namun sebelum mencoba melanggar aturan, tentunya anda harus memahami aturan terlebih dulu. Sangat lucu ketika hendak melanggar aturan tapi di saat yang sama tidak tahu aturan apa yang akan dilanggar. Melalui pemahaman yang baik terhadap aturan, foto yang dibuat dengan melanggar aturan akan lebih besar peluangnya menjadi foto yang luar biasa. Jadi cobalah bereksperimen.

Andi SucirtaGambar g. Pada pemotretan anak ini, saya mencoba memilih sudut pemotretan yang lebih tinggi dibandingkan mengikuti aturan eye level. Dari mencoba, ternyata hasilnya cukup efektif membuat foto menjadi unik. Selain menangkap ekspresi anak, lingkungan bermainnya juga bisa terlihat jelas.

Tips diatas mungkin terlihat rumit kalau dibaca, tapi ketika anda terus berlatih, segala sesuatunya akan menjadi refleks yang otomatis bekerja mensinergikan mata, pikiran, dan tangan. Jadi selamat mencoba dan terus berlatih. (Andi Sucirta)

How to Drift

How To Drift : 

What's Drifting Exactly ? Drifting adalah teknik mengemudi dan motor sport di mana pengemudi sengaja oversteers mobil, menyebabkan hilangnya traksi di roda belakang melalui sudut, sambil menjaga kontrol kendaraan dan kecepatan tinggi.

 Sebelum saya mulai menunjukkan kepada Anda bagaimana melayang, Anda perlu menyadari beberapa hal:

 - Drifting dianggap berbahaya dan ilegal di jalan
 - Akan ada beberapa potensi kerusakan mekanik untuk mobil Anda jika Anda terlalu banyak kali tanpa

    perawatan yang tepat untukmobil.
 - Selalu berlatih di mana Anda diijinkan untuk, atau pergi ke event drifting lokal di mana ada drifter 
    berpengalaman yang dapat menginstruksikan Anda sehingga Anda tidak tertangkap oleh polisi seperti   
    yang kulakukan. :)
- Lebih Rear-Wheel jenis drive mobil dengan LSD (Terbatas Slip Differential). 

Jadi apakah Anda siap untuk drifting?
Ada beberapa teknik yang dapat membantu Anda melakukan drift. Setelah mobil Anda mulai meluncur, sisanya adalah semua tentang kemudi dan kontrol pedal gas.
 


Teknik rem tanganIni biasanya yang paling mudah dan paling umum untuk memulai . Semua pemula harus mendapatkan feel dengan teknik ini terlebih dahulu. Jika Anda takut pada awalnya , Anda juga harus berlatih teknik ini sampai Anda tidak takut mobil yang sedang meluncur .180 Derajat putaranDi tanah kosong , atur kerucut di tengah. Berkendara ke kerucut dan merobek rem tangan ketika Anda hampir mendekati ke kerucut dalam upaya untuk melakukan 180 putaran. Praktek sampai Anda tidak lebih dan tidak kurang dari 180 derajat dari mana Anda mulai. Ingatlah untuk praktek baik kiri dan kanan 180 derajat .90 Derajat putaranIni sangat mirip dengan 180 derajat , tetapi hal ini membutuhkan seberapa keras Anda tarik ebrake tersebut . Praktek sampai Anda tidak lebih dan tidak kurang dari 90 derajat dari mana Anda mulai. Pastikan untuk menjaga mobil Anda mengejar drift .360 Derajat putaran ( Donut )Sekarang , ini adalah lebih dari akselerasi dan rem tangan kontrol bersama-sama . Anda mulai dengan cara yang sama Anda akan melakukan 180 . Setelah start mobil Anda melayang , Anda perlu tekan pada pedal gas Anda untuk memberikan sedikit lebih spin untuk ban belakang Anda sehingga melayang Anda bisa terus berjalan . Hal ini sering agak sulit bagi pemula , karena terlalu banyak gas akan menyebabkan oversteer mobil Anda terlalu cepat , dan terlalu sedikit gas tidak akan membuat mobil Anda terus geser . Anda perlu untuk mendapatkan nuansa ini dan terus modulasi pedal gas dalam rangka mempertahankan bagus 360 derajat berbalik kerucut dan tidak memukul atau menjadi terlalu jauh dari kerucut . Praktek di kedua searah jarum jam dan berlawanan gerak .Setelah Anda telah menguasai ketiga , maka Anda harus drifting dengan nyaman di sekitar semua jenis sudut dengan teknik ebrake . Ingat gas dan kontrol kemudi memainkan bagian yang sangat penting dalam drifting , dan praktek membuat sempurna . Jika Anda kebetulan berputar keluar mobil atau kehilangan kontrol , jangan kecewa , hanya belajar dari kesalahan Anda .Satu hal terakhir yang saya ingin tunjukkan adalah bahwa drift benar-benar dapat merusak mobil Anda sangat cepat , dan pemeliharaan mobil benar-benar penting . Jika anda serius dalam drifting , Anda harus mempersiapkan mobil Anda untuk mempertahankan semua kegiatan drifting dan kerusakan . Banyak bagian mekanik Anda akan aus sangat cepat . Ini dianggap terbaik jika Anda mengganti bagian-bagian kinerja yang lebih baik untuk mobil Anda , tidak hanya dapat membantu Anda belajar melayang lebih cepat , juga memberikan kinerja yang lebih baik . Jika Anda tidak memiliki keterampilan mekanik seperti aku , mungkin Anda harus membeli Service Manual Pabrik untuk mobil Anda . Anda dapat belajar dari manual dan membangun pengetahuan Anda tentang mekanik mobil . Itu benar-benar datang sangat berguna di mana-mana jika Anda menemukan masalah mobil atau Anda ingin meng-upgrade bagian mobil Anda , karena di manual ini mengajarkan Anda langkah demi langkah prosedur tentang cara untuk melakukan jenis hal .